Pages

Minggu, 30 September 2012


FUNGSI BAHASA
Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial (Keraf, 1997: 3).

Derasnya arus globalisasi di dalam kehidupan kita akan berdampak pula pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia mau tidak mau harus ikut berperan di dalam dunia persaingan di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi. . Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia.

Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berfikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus

A. Fungsi bahasa secara umum  
                                             
- Sebagai alat untuk berkespresi
Contohnya; mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.
Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada dan pikiran kita, sekurang-kurangnya dapat memaklimkan keberadaan kita. Misalnya seperti seorang penulis buku, mereka akan menuangkan segala seseuatu yang mereka pikirkan ke dalam sebuah tulisan tanpa memikirkan si pembaca, mereka hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri.
Sebenarnya ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:
(1) Agar menarik perhatian orang lain terhadap kita;
(2) Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
- Sebagai alat komunikasi
Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4). Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain.
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.
Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”. Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum..Dengan kata lain, kata besar atau luas,dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata makro akan memberikan nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.
- Alat untuk mengadakan imtegrasi dan adaptasi sosial
Pada saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita hadapi. Kita akan menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda. Kita akan menggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.
Dalam mempelajari bahasa asing, kita juga berusaha mempelajari bagaimana cara menggunakan bahasa tersebut. Misalnya, pada situasi apakah kita akan menggunakan kata tertentu, kata manakah yang sopan dan tidak sopan. Jangan sampai kita salah menggunakan tata cara berbahasa dalam budaya bahasa tersebut. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa, kita dengan mudah berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa tersebut.
- Sebagai alat kontrol sosial
Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri atau kepada masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran, buku-buku instruksi, ceramah agama (dakwah), orasi ilmiah atau politik adalah contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Selain itu, kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di televisi dan radio, iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh pandangan baru, sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Di samping itu, kita belajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lain mengenai suatu hal.
Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita. Tuangkanlah rasa dongkol dan marah kita ke dalam bentuk tulisan. Biasanya, pada akhirnya, rasa marah kita berangsur-angsur menghilang dan kita dapat melihat persoalan secara lebih jelas dan tenang.
B. Fungsi bahasa secara khusus
- Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari
Manusia adalah mahkluk sosial yang tak akan pernah mungkin dapat terlepas dari hubungan (komunikasi) dengan mahluk sosialnya. Komunikasi yang berlangsung dapat mempergunakan dialeg resmi (baku) atau dialeg santai (tidak menghiraukan pemakaian bahasa resmi, biasanya saat berkomunikasi dengan teman).

- Mewujudkan seni (sastra)
Bahasa yang dipakai untuk menyampaikan atau mengungkapkan perasaan melalui media seni, misalnya puisi, syair, prosa,dll. Terkadang bahasa yang dipergunakan merupakan bahasa yang memiliki makna artau arti denotasi atau memiliki makna yang tersirat. Dalam hal ini, kita memerlukan pemahaman yang lebih mendalam agar bisa mengetahui apa makna atau apa yang ingin disampaikan kepada kita.
- Mempelajari bahasa-bahasa kuno
Dengan kita mempelajari bahasa-bahasa kuno ini, kita akan dapat mengetahui kejadian atau peristiwa yang sudah di masa lampau, untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi di masa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal, misalnya saja untuk mengetahui keberadaan atau asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah-naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.
- Mengeksploitasi IPTEK
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, ditambah dengan akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan hanya kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh  manusia akan selalu akan didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergnakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.



FUNGSI BAHASA MENURUT PARA AHLI
Bahasa merupakan bagian dari kehidupan masyarakat penuturnya. Bagi masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Bahasa yang merupakan sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Berikut ini adalah fungsi bahasa menurut para ahli:

·           NEWMARK (Dengan menggunakan teori BUHLER & JAKOBSON)
Menggolongkan fungsi bahasa menjadi:
  • Fungsi ekspresif
  • Fungsi informatif
  • Fungsi Vokatif
  • Fungsi estetik
  • Fungsi Fatis
  • Fungsi metalingual

·           DEL HYMES & GUY COOK
Bahwa bahasa berfungsi sebagai:
  • Kontekstual (situasi)
  • Referensial (pesan)
  • Emotif (penutur)
  • Konatif/direktif ( Mitra tutur)
  • Fatis (jalur)
  • Puitis (bentuk pesan)
  • Metalinguistik (aspek bahasa)

·           ERNAWATI. W
Fungsi bahasa terdiri dari beberapa fungsi sebagai berikut:
  • Sebagai pemersatu
  • Sebagai pemberi kekhasan
  • Sebagai pembawa kewibawaan
  • Sebagai kerangka acuan

·           KNELLER
Bahwa bahasa memiliki 3 fungsi, yaitu:
  • Simbolik
  • Emoti
  • Afektif

·           HALLIDAY
Bahwa bahasa memiliki fungsi sebagai:
  • Fungsi instrumental
  • Fungsi regulatoris
  • Fungsi interaksional
  • Fungsi personal
  • Fungsi heuristik
  • Fungsi imajinatif
  • Fungsi representasional










Daftar Pustaka
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/fungsi-bahasa-3/
http://carapedia.com/fungsi_bahasa_menurut_para_ahli_info945.html

Minggu, 03 Juni 2012

Merawat Wajah



Berikut adalah tips untuk Menghilangkan Bekas Jerawat yang saya kutip dari merawatkulitwajah.com
  1. Lubang atau bopeng akibat jerawat bisa dikurangi dengan menggunakan alat yang bernama mesotherapy, dermabrasi, dan electrocauter. Untuk itu Anda membutuhkan bantuan dokter.
  2. ber-olahraga secara teratur (Panas tubuh akan membuka pori-pori wajah dan mengeluarkan kotoran dari pori-pori wajah)
  3. Pada saat berkeramas, usahakan jangan sampai shampo terkena wajah (Sebagian shampo terutama yang ber-protein/mengandung telur dan madu, jika terkena kulit akan menimbulkan jerawat)
  4. Jika jerawat Anda termasuk jenis yang meradang, gunakan sabun dengan pH yang balance dengan kulit (pH 7), menggunakan sabun sulfur yang membunuh kuman atau bakteri, scrubbing dua kali seminggu, memakai krim jerawat, serta menjaga kebersihan muka terutama setelah beraktivitas dan menggunakan make up tebal.
  5. Jerawat jangan di-korek-korek / dipencet-pencet (biasanya malah meninggalkan noda-noda hitam dan bopeng pada wajah)
  6. Sebelum mandi bersihkan muka pake air hangat dan dibilas (jangan memakai air panas,air panas dapat merusak pori-pori wajah, malahan kulit wajah jadi merah setengah melepuh kalo dibilas pake air yang terlalu panas]
  7. Jangan dibilas dengan kasar pada tempat2 berjerawat, sebab akan menimbulkan luka dan akhirnya menimbulkan bopeng / noda-noda hitam pada wajah
  8. Kalau merasa sudah parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kulit, lebih baik jangan berpindah-pindah dokter, karena memang penanganan untuk jerawat cukup lama, butuh kesabaran, hasil yang di peroleh juga tidak bisa cepat.

Faktor utama dalam merawat kulit ada kebersihan, jika kita merawat kulit wajah kita dengan benar jerawat pun tidak akan timbul.
Selamat mencoba semoga bermanfaat.

PELANGI

Kemanakah pelangi itu ?
Hujan telah berhenti turun beberapa saat yang lalu
Matahari pun sudah mulai menyinari
Tapi mengapa pelangi tak kunjung muncul
Hanya burung-burung yang bebas mengitari langit
Aku memandangi langit, tetapi pelangi itu tak jua muncul
Hanya panas matahari yang ku rasakan
Hanya awan indah yang terlihat di langit
Menanti datangnya pelangi…..

Kamis, 03 Mei 2012

Program

Contoh Program Penjumlahan Matriks..

#include<iostream.h>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>
int i, j, baris, kolom, m1[10]
[10], m2[10]
[10], hasil[10]
[10];
void main()
{
  clrscr();
  cout << "Operasi Penjumlahan Matrix\n";
  do
  {
    cout << "Jumlah Baris = "; cin>>baris;
    cout << "Jumlah Kolom = "; cin>>kolom;
  }
  while((baris>10)||(kolom>10));
/*  do
  while(kolom>10);*/
  cout <<"\nMatrix A" << endl;
  for(i=0;i<baris;i++)
     for(j=0;j<kolom;j++)
      {
        cout <<"data [" << i << "," << j << "] = ";
      cin>>m1[i]
[j];
      }
  cout <<"\nMatrix B" << endl;
  for(i=0;i<baris;i++)
    for(j=0;j<kolom;j++)
     {
      cout <<"data [" << i << "," << j << "] = ";
      cin>>m2[i]
[j];
     }
  for(i=0; i<baris;i++)
     for(j=0; j<kolom; j++)
        hasil[i]
[j] = m1[i]
[j] + m2[i]
[j];
  cout <<"\nHasilnya..." << endl;
  cout << "Matrix A  +    Matrix B  =   Matrix C";
  for(i=0; i< baris; i++)
     {
      cout<<'\n';
      for(j=0; j<kolom; j++)
        cout << setw(4) << m1[i]
[j];
        cout << "     ";
      for(j=0; j<kolom; j++)
        cout << setw(4) << m2[i]
[j];
        cout << "     ";
      for(j=0; j<kolom; j++)
        cout << setw(4) << hasil[i]
[j];
      cout << endl;
     }
  getch();
}

Jumat, 06 April 2012

Cerita

"lebih baik sakit hati daripada sakit gigi"

kalimat di atas merupakan sepenggal lirik lagu, namun yang benar ialah "lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati".

Ungkapan itu berawal ketika saya menderita sakit gigi, sebenarnya ini bukan sakit gigi yang pertama kali tapi entah kenapa sakit gigi yang kali ini itu benar benar sakit dan parah kalo menurut saya,,
Sudah 2 hari saya menderita sakit gigi yang mengakibatkan pipi sebelah kiri saya bengkak.
Pada waktu itu malam hari gigi saya terasa sakit, biasa nya dengan menyikat gigi rasa sakit nya hilang tetapi ini tidak.
Semalaman saya menahan rasa sakit yang teramat sangat (lebay sedikit), ke esokan hari nya saya pergi ke dokter umum untuk pertolongan pertama. Akhirnya dokter memberikan obat penahan rasa sakit,,
Keesokan pagi nya bukan sembuh malah semakin membesar bengkak di pipi saya dan rasa nya semakin sakit, sore nya saya dan ibu saya pergi ke dokter gigi. Sesampai nya di tempat saya mendapat urutan pasien no 2, setelah pasien pertama selesai,,
Saya lah masuk di temani ibu saya, lalu tanpa banyak bicara saya di suruh duduk di tempat duduk pasien klinik gigi itu,,
Mulai di periksa gigi saya, lalu si dokter bilang "ini sepertinya harus di cabut mbak, karena kalau tidak di cabut ini akan kambuh terus".
Saya menuruti lah perintah dokter itu walaupun dengan berat hati, karena saya tau rasanya akan sedikit sakit..
Mulai lah proses pencabutan, pertama gigi saya di beri obat bius setelah itu di cabutlah..
Ternyata rasa nya ssssssaaaaaaaaaakkkkkkiiiitttttt  nyaaaaaa luar biasa sekali,,
Tanpa berfikir rasa malu, saya menangis di tempat..
Sepanjang jalan pulang saya nangis karena itu rasa nya lebih sakit dari pada putus cinta,,
Sesampai nya di rumah langsung masuk kamar dan langsung nangis kejer, di temani ibu saya yang menenangkan saya sambil berkata "sakitnya cuma sebentar ko, besok juga udah nggk sakit lagi" tapi tetap saja itu rasanya sakit banget..
Bisa di bilang malam itu malam minggu yang sangat kelabu, orang lain di apelin sama pacarnya saya ngapel ke dokter gigi -_-


Jadi
saya tegaskan "sakit hati lebih baik dari pada sakit gigi"
ya iyalah kalo sakit hati kita masih bisa makan, senyum (walaupun pura-pura tapi seenggak nya menghibur), sedangkan sakit gigi itu nyamber ke semuanya dari mulai kepala sampai ke hati juga.

SEKIAN.....

Rabu, 28 Maret 2012

RESUME 6


UANG, BANK dan PENCIPTAAN UANG

PENGERTIAN UANG
Uang adalah alat tukar menukar yang diterima masyarakat dan digunakan sebagai alat untuk membayar berbagai barang atau jasa secara sah. Uang dalam ilmu ekonomi tradisional, didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum.
FUNGSI UANG
       Fungsi Asli
1)      Alat Tukar
Sebagai alat tukar, uang memungkinkan seluruh transaksi dapat dilakukan. Misalnya, kita ingin membeli alat tulis untuk keperluan kuliah maka kita dapat memperolehnya dengan sejumlah uang tanpa harus melakukan barter.

2)      Alat Satuan Hitung
Sebagai satuan hitung uang dapat digunakan untuk menghitung harga sebuah barang. Misalnya, harga sebuah televisi 14 inch Rp. 850.000,00 ini merupakan nilai suatu barang yang dinyatakan dalam uang.

b.      Fungsi Turunan
1)      Alat penimbun kekayaan
2)      Alat pemindah kekayaan
3)      Alat pembayaran yang ditangguhkan

J   Jenis Uang
1)      Uang kartal
2)      Uang giral



     Nilai Uang
a.       Nilai Uang Dilihat dari Bahan Pembuatannya
1)      Nilai  Intrinsik
2)      Nilai  Nominal
b.       Dilihat  dari Penggunaannya


RESUME 5

ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK EKONOMI TERTUTUP SEDRHANA dan PERTUMBUHAN EKONOMI


A. Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional dapat didefinisikan tiga cara, yaitu:
a. Nilai seluruh produk ( barang dan jasa) yang diproduksi dalam suatu Negara selama satu
periode tertentu.
b. Jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh factor produksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu.
c. Jumlah pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu Negara
selama satu periode tertentu.
B. Faktor Pengeluaran Komponen Pendapatan Nasional
Faktor-faktor ini penting untuk diketahui sebagai pedoman bagi pemerintah dalam menetapkan kebijakan-kebijakan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan nasional. Perekonomian tertutup artinya tidak mengenal hubungan luar negeri, sehingga tidak ada kegiatan ekspor-impor. Perekonomian sederhana tidak mengenal keterlibatan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Jadi, perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang melibatkan deal pelaku.
Didasarkan pada faktor-faktor penyebab inflasi maka ada tiga jenis inflasi yaitu:
1) Inflasi Tarikan Permintaan (Demand-Pull Inflation).
Inflasi yang disebabkan karena adanya kenaikan permintaan agregat yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Inflasi tarikan permintaan biasanya berlaku pada saat perekonomian mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi berjalan dengan pesat (full employment and full capacity).

2) Inflasi Desakan Biaya (Cost-Push Inflation).
Inflasi yang terjadi sebagai akibat dari adanya kenaikan biaya produksi yang pesat dibandingkan dengan tingkat produktivitas dan efisiensi, sehingga perusahaan mengurangi supply barang dan jasa.

3) Inflasi karena Pengaruh Impor (Imported Inflation).
Inflasi yang terjadi karena naiknya harga barang di negara-negara asal barang itu, sehingga terjadi kenaikan harga umum di dalam negeri.

 


 

(c)2009 "Get Information". Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger